Tentang Kita ' Kilas Balik 2'
Setelah surat itu selesai dibaca, seketika kelas itu menjadi ricuh bahkan ada yang sampai menggebrak-gebrak meja antusias. Bukan hanya kelas yang jadi kacau namun satu sekolah menjadi gempar karena kajadian itu. Sedangkan Fahri yang menjadi objek dalam surat itu hanya diam memandang teman-teman nya yang seperti kerasukan itu dengan pandangan yang sulit diartikan, dia tertawa namun tawa nya sumbang syarat akan kesal dan dingin.
Berbeda dengan reaksi Fahri, reaksi venya justru tidak
karuan. Wajahnya sudah pucat pasi, dia tak menyangka bahwa surat cinta yang
diberikan untuk fahri seorang menjadi viral sampai satu sekolah begini. Bahkan
dia sudah seperti orang bodoh yang terus-menerus bengong. Sahabat-sahabat melihat
nya dengan tatapan nelangsa. Saat ini venya di dalam kelas yang terletak di
bagian atas sekolahnya, setiap orang yang melewati kelas nya pasti akan tertawa
sangat keras dan mengulang isi surat yang dia kirim dengan nada yang
dibuat-buat. Ada yang seperti membaca puisi, seperti berpidato, bahkan seperti
sinetron yang dilebih-lebihkan. Dia benar-benar malu sampai menenggelamkan kepalanya
di meja pun tak menutupi semuanya.
“ohh cintaku.... aku selalu berdoa aku menjadi masa
depanmu...” celetuk salah seorang siswa yang sengaja berhenti di depan kelas
venya, dengan gaya seperti membaca puisi yang dilebih-lebihkan membuat venya
makin membeku ditempatnya.
“woyy bacod aja lo! Pergi sana! Kelas lo bukan disini! Pergi
sana! Huss husss” usir siska salah satu sahabat venya. Siska adalah sahabat
venya, satu lagi sahabat venya adalah yuna. Mereka bertiga adalah sahabat yang
tak bisa dipisahkan. Mereka seperti kembar tiga, merskipun tidak mirip sama
sekali. “ tau lo pergi sana !!!” teriak yuna.
“wuiihhh galak amat” siswa tersebut pun berlalu sambil
cekikikan.
“kok jadi gini sih? Ini gua mimpi pasti kan? Duhh gimana
dong? Bego banget sih gueeeee” geram venya frustasi, dia ingin berteriak namun
saat ini teman nya sudah mulai memasuki kelas, napas nya tertahan tak kala
teman-teman nya yang masuk melihatnya dengan macam-macam tatapan yang
membuatnya ingin menghilang saat ini juga. Venya tak suka melihat tatapan
menyedihkan orang terhadapnya. Dia tak suka dikasihani. Untung kedua sahabatnya
menjadi tameng yang kokoh untuknya saat ini. Kedua sahabat nya benar-benar
menghalau siswa yang menertawakannya, tapi justru membuat kelas jadi riuh
karena pelajaran kosong, semua guru sedang rapat tentang ujian nasional yang
akan diadakan sebentar lagi.
Venya benar-benar tidak tenang, meskipun siska terus
mengelus punggung nya halus untuk memberikan sedikit ketenangan untuknya. Siska
terus mengucapkan kalimat semangat untuk venya, meskipun dia tau hidupnya akan
berubah mulai saat ini. Benar-benar berubah.
Bel pulang sekolah berbunyi, namun venya enggan untuk
meninggalkan kelasnya. Dia benar-benar malu untuk menampakkan wajahnya didepan
semua orang. Kedua sahabatnya yang melihat itu pun enggan untuk beranjak.
mereka akan pulang ketika sekolah sudah tidak begitu ramai.
Semenjak kejadian pembacaan surat secara terbuka itu,
hidup venya benar-benar berubah. dia berusaha menutupi rasa malu nya dengan
tersenyum atau tertawa setiap ada yang mengulang kalimat dalam suratnya itu.
Venya bisa menerima semua itu karena memang dia yang mengirim surat itu. Yang
membuat hatinya patah bukan karena surat yang tersebar keseluruh sekolah namun
karena fahri. Ya fahri benar-benar terganggu dengan kejadian itu, setiap mereka
tidak sengaja berpapasan fahri akan segera membuang muka. Dan itu terus
berlanjut hingga meraka lulus sekolah. Kenangan yang tercetak di hati venya
adalah kenangan yang memalukan tapi mendebarkan hatinya, kenangan yang selalu
membuat jantungnya terpompa lebih cepat, kenangan yang membuat perutnya
tergelitik akan ribuan kupu-kupu yang terbang, kenangan yang membuat hatinya
menghangat setiap saat melihat fajar dan senja. Ya begitulah kenangan fahri
bagi venya. Namun tidak begitu dengnan fahri, tak ada yang tahu isi hatinya
seperti apa, dia terlihat tak suka tapi terkadang dia tertangkap sedang menatap
venya, menatap apa yang dilihat venya yaitu senja.
Komentar
Posting Komentar