Tentang Kita ' Kilas Balik'
Kilas balik
Tahun 2009
“nih ada titipan buat lo” kata gadis bernama rani meletakkan
sebuah amplop kecil berwarna merah muda diatas meja. Fahri yang diberikan surat
hanya melirik sekilas tanda tak tertarik.
“apaan tuh? Dari siapa?” tanya naufan yang duduk disamping Fahri
penasaran.
“ada titipan buat fahri, ” Rani menjawab diplomatis, kelas yang awalnya ribut karena jam istirahat isoma tiba-tiba
senyap mendengar perkataan rani. Tanpa aba-aba naufan mengambil benda berwarna merah muda tersebut dan
membukanya. Alis nya menaut melihat dan membaca isi dari benda merah muda itu, kelas kembali ribut akibat
protesan kepada naufan yang tak kunjung memberitahu apa yang tertulis dalam kertas yang ada pada benda tersebut dengan suara yang
keras.
“woyy fan apaan isi nya? Jangan baca sendiri oyy!” celetuk
salah satu anak kelas tersebut
“sabar njeng, siap-siap ya gua bacain” seru naufan dibuat-buat
agar teman-teman nya semakin penasaran. “cepetan jan banyak bacot” sargah teman yang lain.
“siap-siap” kata naufan antusias
Fahri yang melihat itu hanya diam dengan raut muka tak
terbaca. sedangkan Rani yang diberi amanah untuk menyamppaikan surat itu menelan salivanya mendadak tenggorokan nya
kering, dia pucat pasi. sejujurnya dia sudah diwanti-wanti agar surat itu tidak dibaca orang lain. Surat itu hanya untuk Fahri seorang,
tapi apa yang terjadi sekarang seluruh teman nya bahkan tau dan
kelas-kelas yang lain mulai berkumpul untuk ikut mendengarkan isi surat yag
akan dibacakan naufan bak sedang berpidato itu. Rani benar-benar tak tau harus
bagaimana, apa yang harus dia katakan kepada si pengirim surat kalau sudah
begini, tatapan nya berpindah pada Fahri yang hanya diam dengan ekspresi
yang masih sama yaitu sulit terbaca apa
yang dia pikirkan.
“buruannn” cecar teman kelas nya “ hahahah iyaa iyaa, siap
–siap” naufan mulai membacakan surat itu. kelas menjadi diam ketika surat itu
dibaca, bahkan siswa dari kelas lain mulai ikut berkumpul untuk mendengarkan
isi surat itu.
Dear Fahri...
Ada yang ingin ku katakan
padamu...
Kamu adalah fajar yang
selalu mebuat hatiku tiba-tiba menghangat kala melihatmu
Dari kejauhan pun hati
ku tetap hangat. Kamu adalah senja yang menutup hari dengan letupan bahagia.
Kamu adalah rasa yang
angin bawa dengan bahagia.
Kamu adalah cipta yang
aku pilih untuk kujatuhkan hatiku.
Kamu tau ada sebuah
kitipan yang begini isinya “ you don’t fall in love until you get those
butterflies in your tummy and goosebumps on your arms”. Dan kamu tau lagi aku
ngerasain itu setiap aku ngeliat kamu.
I believe one day you
feel it to for me. Aku selalu berdoa semoga aku yang jadi masa depan.
VPS
Komentar
Posting Komentar