Hujan
Hujan
“ Tan, air nya cantik ya ”
Kata lelaki itu sambil menatap hujan.
“ Tan, kamu gak suka hujan? Aku suka hujan, aku juga suka
kamu ” Berlalih menatap aku yang terpaku pada senyumnya. Hening. Yang
selanjutnya terdengar hanya suara air yang jatuh bertemu dengan perpaduannya.
Dan teras sekolah menjadi saksi bahwa aku begitu mengharap untuk terus menatap
hujan bersamanya.
Dan hari-hari berlalu, tahun demi tahun dengan ribuan hujan
yang tak terhitung lagi pun sudah terlewati. Ahh sudah 7 tahun rupanya.
“ aku masih disini Rio, masih nunggu kamu bareng hujan yang
kamu suka”
“kamu lihat aku kan? Aku rindu. Aku sangat rindu.”
Hujan masih sama Rio, katamu hujan menyengakan. aku juga masih sama, aku masih mencoba untuk
baik-baik saja. Karena aku tahu kamu pasti bahagia di surga. “ Biarin aku kenang
kamu saat hujan.”
Hujan kali ini aku kalah, aku kalah karena aku begitu
merindukan nya.
Komentar
Posting Komentar